Dusun Tegolayang salah satu dusun di desa tegorejo kec.pegandon
yang terkenal dengan kerahmah tamahan warganya dan berbudi pekerti luhur,yang ingin aku cari tahu atau mulai membuka sejarah dari dusun Tegolayang tersebut,
kita mulai dari tengah dusun tegolayang dulu di situ terdapat sebuah tanah yang di buat makam/pesarean/kuburan,namanya makam GARISPROJO di tengah makam tersebut ada sebuah tanah yang lapang persegi empat menurut cerita di situ dulu adalah tempat untuk
peristirahatan SUNAN ABINAWA,beliau melakuan ritual tapa pendam selama 40hari dan di jaga oleh pengikutnya yang berjumlah
4orang yang bernama 1.kyai Bahurekso 2.kyai wiro 3.kyai kasturi
4.kyai suklipo,,setelah genap 40hari beliau ingin membuat sebuah masjid di daerah tersebut tapi belum mendapat ridho dari Alloh SWT
karena ada gangguan suara orang yang menumbuk padi dan suara ayam berkokok di kira oleh mereka sudah pagi ech teryata masih sekitar jam 3pagi,akhirnya beliau mengurungkan niat membuat masjid tersebut,Kanjeng Sunan Abinawa meneruskan perjalanan menyebarkan Agama ke arah selatan dan akhirnya sampailah di daerah gua kukulan Desa pakuncen dan mendirikan masjid untuk mensi'arkan Agama islam di sana sampai akhir hayat dan dimakamkan di (belakang masjid Ds.Pakuncen),kyai wiro di utus si'ar ke daerah Pekalongan (Namanya di jadikan sebuah nama Desa di pekalongan) dan kyai Bahurekso membabat alas di daerah kendal (sekarang jadi kota KENDAL) dan makam Kyai kasturi ada di sebelah barat perumnas pegandon (depan stasion kereta api KALIBODRI) adapun makam dari Kyai/mbah suklipo berada di sebelah selatan bekas (SMA N 01 PEGANDON lama)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar